Kamis, 27 Mei 2010, waktu terasa berjalan begitu lambat, entah mengapa, mungkin karena aku terlalu berharap sore segera tiba, seperti kata pepatah, ketika kita terlalu focus menunggu sesuatu, maka seolah-olah waktu akan berjalan lebih lambat dari biasanya, meski sebenarnya itu cuma perasaan kita saja, namun kupikir memang ada benarnya juga, bersyukur hari itu pekerjaan cukup padat, setidaknya bisa menciptakan sedikit kesibukan yang bisa mengalihkan perhatianku menunggu sore yang tak kunjung tiba.
Kubuka dompet, dan kulihat masih ada secarik kertas kuning bertuliskan PO Sinar Jaya dengan nomor kursi 7, dan tanggal pemberangkatan 27/05/10 pukul 07 malam. Yeah, secarik kertas itu adalah sebuah ticket bus yang ku beli sekitar 3 minggu sebelumnya, mengingat pengalaman sebelumnya yang selalu kehabisan jika membeli tiket mendekati/menjelang hari H. Apalagi jika itu adalah hari libur nasional yang berhimpit dengan akhir pekan, seperti hari libur nasional yang jatuh pada hari jum’at ataupun senin, maka bisa dipastikan tiket akan habis terjual jauh sebelum hari H.



